Bercocok tanam Cabai Rawit di rumah

Cabe rawit adalah salah satu dari jenis buah dan tumbuhan anggota genus Capsicum. Selain di Indonesia, ia juga tumbuh dan populer sebagai bumbu masakan di negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Kandungan Gizi Cabe Rawit

  • Vitamin C, B6, A, E dan K
  • Zat Besi
  • Kalium

berikut ini adalah cara menanam cabe rawit 

1. Pembibitan / Pembenihan

  • Setelah biji dipilih, rendamlah dulu dalam air selama kurang lebih 4 hingga 7 jam, hal ini bertujuan untuk menghentikan proses dormansi pada biji. Sehingga biji cabe rawit dapat bertunas dengan baik.
  • Setelah direndam, kemudian biji dikeringkan menggunakan tisu. Dan biji siap untuk disemaikan.

Adapun tips memilih biji cabe rawit yang baik yaitu perhatikan biji saat direndam. Biji yang baik akan tenggelam dan yang berkualitas buruk akan mengapung. Pilihlah biji yang tenggelam.

  • Siapkan wadah atau trai semai yang bersih.
  • Isi wadah atau trai tersebut menggunakan tanah humus dan pupuk berbanding 3:1. Untuk tanah sendiri bisa anda siapkan jauh hari sebelum memilih biji yaitu sekitar 4 hingga 7 hari. Pupuk yang digunakan sebaiknya adalah pupuk organic seperti pupuk kandang ataupun kompos.
  • Setelah media semai siap, sebar biji cabe rawit pada media semai.
  • Taruhlah pada tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung, bila perlu hindarkan dari sinar matahari.
  • Siramilah benih cabe rawit dan tunggu hingga tunasnya muncul.
  • Untuk penyemaiannya sendiri perkirakanlah jarak biji cabe yang anda tebar, kurang lebih sekitar 3x4cm atau 4x4cm.
  • Tunas cabe rawit akan muncul dalam waktu 7 hingga 10 hari

2. Menyiapkan Media tanam 

  • Siapkan tanah humus yang dicampur sekam, arang, sekam mentah, pupuk organik, bisa pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 3:2:1:1 .
  • Setelah campuran tanah media tanam siap, isi pot berukuran sedang sebanyak setengah bagian.
  • Sebaiknya media tanam disiapkan selama 7 hingga 10 hari setal proses penyemaian sudah bertunas.
  • Untuk pot sedang yang baik digunakan yaitu pot dengan diameter 30cm.
  • Ambil bibit cabe rawit yang memiliki kualitas baik. Cirinya tidak ada daun yang kuning pada tunas cabe rawit dan akarnya tidak busuk.
  • Setelah itu buatlah lubang lubang kecil pada pot berisi tanah.
  • Tanam bibit tersebut dan tambahkan lagi campuran tanah hingga menutupi setengah bagian batang cabe rawit.
  • Untuk proses menanam caberawit yang baik anda bisa menanamnya di sore hari agar mudah dalam penghitungan penyiramannya nantinya.
  • Jangan lupa untuk menancapkan sebilah bambu sebagai penunjang agar tanaman cabe dapat berdiri lebih kokoh dan tidak mudah goyang ataupun patah jika terkena angin.

3. Pemeliharaan

Secara rutin siramlah sebanyak 2 kali dalam sehari

Selama masa penanaman, rajinlah memberi pupuk. Gunakan pupuk kompos sehingga cabe menjadi lebih organik. Anda tak perlu menyiapkan banyak ruang untuk bertanam cabai dengan polybag. Cukup letakkan polybag di teras rumah dengan sinar matahari yang cukup

Ketika cabe rawit telah tumbuh dengan sempurna dan berbuah, Anda dapat memanen cabe rawit Anda sendiri di rumah. Tak perlu khawatir lagi harga cabe meroket di pasaran.

%d blogger menyukai ini: