Menanam Sayuran di Rumah pada Lahan Terbatas

Ingin menanam sayur sendiri? Ketahui jenis sayur yang cepat panen. Hobi baru yang menarik untuk dilakukan di masa pandemi seperti saat ini. Cukup dengan memanfaatkan halaman rumah, maka siapapun bisa mencoba menanam sayuran sendiri. 

Lantas apabila ingin mulai menanam sayuran, sayuran apa saja yang mudah ditanam, mudah dirawat dan cepat panennya?

Pada dasarnya sayuran secara sederhana dibagi menjadi sayuran daun, sayuran buah, dan sayuran umbi. Sayuran yang paling mudah dibudidayakan dan cepat dipanen adalah jenis sayuran daun. Karena tidak perlu menunggu tanaman berbunga dan berbuah, atau berumbi, yang dipanen adalah bagian vegetatifnya (daun batang atau tunas)

Bercocok Tanam di Media Polybag…

Langkah pertama yaitu penyiapan bahan dan media

  • Siapkan tempat untuk melakukan persemaian jumlahnya disesuaikan dengan keinginan anda dalam menanam berapa banyak. Dianjurkan untuk menanam tidak terlalu banyak dulu untuk percobaan pertaman. Tempat tersebut dapat berupa nampan kaleng besar, atau ember. Siapkan juga polybag untuk penanam
  • Siapkan media tanam yaitu tanah yang suur dan pupuk kandang atau kompos. Perbandingan tanah dengan pupuk kandang bisa 1:2 atau 1:3, disesuaikan dengan tingkat kesuburan tanah
  • Terakhir siapkan benih tanaman yang akan ditanam

Langkah kedua, persemaian

  • Tanah dan pupuk terlebih dahulu di homogenisasi setelah itu diletakkan pada wadah nampan atau ember
  • Benih ditanam pada wadah persemaian dengan jarak sekitar 1-3 cm
  • Siram rutin pagi dan sore dengan air yang cukup
  • Lamanya persemaian ini sekitar 2-3 minggu tergantung pada jenis tanamannya

Langkah ketiga, penanaman

  • Setelah masa persemaian selesai, tanaman dipindahkan dari persemaian ke polybag yang telah diisi media tanam berupa tanah dengan pupuk kandang atau kompos
  • Terkadang ada beberapa jenis tanaman yang tidak perlu disemaikan terlebih dahulu jika begitu langsung saja benih ditanam dalam polybag
  • Perawatan yang harus dilakukan selama masa penanam ini diantaranya penyiraman secara rutin pemberian pupuk secara berkala, dan penanggulangan hama dan penyakit

Bercocok Tanam dengan media Hidroponik…

  • Siapkan beberapa pipa atau talang, dan pompa.
  • Lubangi pipa sesuai dengan panjangnya dengan jarak antar lubang sama.
  • Susun pipa atau talang yang dipersiapkan untuk jadi tempat menanam tanaman.
  • Siapkan penampung pada ujung pipa yang lebih rendah.
  • Pasang pompa untuk mengalirkan air bernutrisi agar alirannya maksimal.
  • Konsep dasar sistem ini, tanaman tumbuh pada bagian lapisan nutrisi yang tidak dalam, serta menjaga sirkulasi agar tanaman tetap mendapat nutrisi, oksigen, dan air tercukupi.

Berocok Tanam di Pot

Banyak jenis sayuran bisa tumbuh di dalam pot, seperti selada bokor, sawi sendok, sereh, bahkan daun bawang. Beberapa jenis sayuran sisa pengolahan rumah tangga juga bahkan bisa ditanam kembali.

Persiapan wadah tanam

Siapkan pot-pot yang akan digunakan dalam budidaya sayuran. Karena jenisnya yang bermacam-macam, maka disarankan untuk menggunakan pot yang terbuat dari tanah liat karena kemampuannya menjaga suhu. Lubangi bagian dasar pot sebagai upaya mengalirkan air yang berlebih.

Persiapan media tanam

Media tanam dalam pot merupakan campuran dari tanah, pupuk kandang, dan tentunya sekam. Perbandingan percampuran itu seperti biasa adalah 1 : 1 : 1. Jika sudah masukkan media tanam pada tempat pembibitan yang sudah disediakan.

Teknik pemindahan penanaman dalam pot

Dalam memilih hasil pembibitan yang akan dipindahkan ke dalam pot, pilihlah bibit yang paling sehat dan sempurna. Keluarkan bibit secara hati-hati dan jangan sampai bibit rusak. Masukkan bibit ke dalam lubang media tanam yang sudah disiapkan. Kemudian pastikan kebutuhan pengairan dan pemupukan tercukupi.

%d blogger menyukai ini: